Ketenangan hati umat katolik di Goa Maria Tritis

Terletak di gunungkidul Gua Mariatritis adalah gua alami yang ada di deretan perbukitan karst Gunungkidul tempat ini sekarang dijadikan sebagai tempat peziarahan umat katolik di Goa Maria Tritis. Kenapa di beri nama Tritis adalah karena di gua ini selalu ada air yang menetes (tumaritis) dari stalaktit yang ada di langit-langit gua. Dulunya gua ini merupakan tempat yang sepi dan dianggap angker sehingga tidak banyak orang yang berani memasukinya.dulunya juga gua ini sering dijadikan sebagai tempat pertapaan dan menjadi tempat persinggahan beberapa pangeran dari Kerajaan Mataram. Gua Maria Tritis ini merupakan gua alami lengkap dengan stalaktit dan stalagmit. Bahkan Anda dapat mendenger suara kelelawar ataupun air yang menitik dari bebatuan. Sungguh ketenangan yang dapat membuat kita seakan akan merasa waktu menjadi berhenti, pikiran kita melayang untuk berintropeksi apakah kita sudah benar berkelakuan hidup di dunia ini.Tempat ziarah umat katolik di Goa Maria Tritis ini tergolong sederhana. Hanya ada patung Bunda Maria dan sebuah salib besar. Dalam kesederhanaan, mencerminkan filosofi kita harus bisa belajar untuk lebih mensyukuri hidup kita.dengan apa yang diberi kan oleh yang kuasa.

Suara tetes air yang jatuh seperti memecah kesunyian. Aura damai dan meditatif yang tercipta mengajak para umat katolik di Goa Maria Tritis untuk manekung bertemu dengan Sang Pencipta dalam relaksasi yang sangat personal.Terlihat Deretan kursi yang tertata rapi di setiap tempat landai di antara bebatuan karang. Di beberapa lokasi, terdapat penampungan air yang menyatu dengan lantai gua. Air yang sejuk itu berasa dari tetesan stalagtit atau sulur-sulur yang menghiasi bagian atas goa.sungguh sebuah paket yang indah yang bisa anda dokumentasi kan
Sejarahnya umat katolik di Goa Maria Tritis dikenal sekitar tahun 1974. Mulanya, gua ini ditemukan oleh seorang siswa SD Sanjaya Giring. Penemuan ini dilaporkan kepada Romo Al. Hardjosudarmo SJ. Mulailah usaha untuk mengembangkan gua alami ini menjadi sebuah tempat ziarah umat katolik di Goa Maria Tritis. Saat bulan Mei dan Oktober, umat katolik di Goa Maria Tritis ramai dikunjungi peziarah sebab bulan-bulan tersebut merupakan bulan Maria. Sedangkan bagi peziarah yang ingin mengikuti ibadah Novena di gua ini dapat datang pada minggu pertama di tiap bulannya.

umat katolik di Goa Maria Tritis

 

Untuk mencapai lokasi para umat katolik di Goa Maria Tritis ,harus berjalan kaki menyusuri jalan yang membelah ladang jati. Di beberapa tempat terdapat stasi-stasi yang berisikan diorama proses penyaliban Yesus. Peziarah umat katolik di Goa Maria Tritis yang melakukan jalan salib akan berhenti di stasi-stasi tersebut guna berdoa.
Memasuki mulut goa, suasana hening dan damai langsung terasa. suara angin yang bergesekan dengan daun jati menciptakan simfoni yang indah dan damai. Tempat ini memang sangat cocok untuk berdevosi dan melakukan kontemplasi. Goa Maria Tritis terletak di tepi Jalan Lingkar Selatan Gunungkidul tepatnya di Dusun Bulu, Desa Giring, Kecamatan Paliyan. Dari Yogyakarta hanya berjarak 50 km. Para peziarah yang ingin berkunjung ke Tritis dapat mengikuti jalur utama dengan menyewa mobil di Yogyakarta – Patuk – Pertigaan Gading – Playen – Paliyan – Pasar Trowono – Singkil. Sedangkan jalur alternatif lainnya adalah Yogyakarta – Imogiri – panggang – Paliyan – Pasar Trowono – Singkil.

Sebagai destinasi wajib wisata rohani umat katolik di Goa Maria Tritis bersama kenjava tour and travel. anda akan dipandu untuk menikmati sensasi wisata rohani yang menyejukan hati serta membuka pikiran anda tentang banyak hal.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *